Selasa, 01 Desember 2009

Modifikasi Yamaha Mio Soul Ceria



Motor matic modifikasi yang bakal mejeng dibawah ini adalah Yamaha Mio Soul lansiran tahun 2008 warna kuning milik Aheng, walaupun berwarna kuning bukan berarti Aheng merupakan simpatisan partai tertentu he.he...liat aja gambar kartun di body depan yang imut tp cukup sexy hasil sentuhan bengkel airbrush Andri Design (nih Hp.nya 0816 199 56 04). Secara keseluruhan motor ini bergaya low rider. pengerjaan modif dipercayakan ama Budi Bing di pisangan lama... tp material belanja di Ceria Motor Sport Jl.Otista ga panang lebar lagi nih spesifikasinya :
- Velg depan 5.5" custom, ban Swalow 140/60-14.
- Velg belakang 8" custom, ban Shinko 150/70-14.
- Shockbreaker belakang YSS OC Series, depan Kawahara.
- Stang Custom.
- Knalpot Custom.
- Body kit Custom.
- Spedometer KOSO RX2N.
- Spion Outlaw.
- Handle rem standard di chrome.
- Kaliper depan standard vario.
- Bordes Yoshimura.
- Footstep Bungbon Thailand.
- Finishing Airbrush by Andri Design.









Kalo bro & Sis mau motor kesayangannya mejeng disini kirim aja foto en spesifikasinya lewat email : lugi.riyandi@yahoo.com.sg atau telfon aja ke 0815 100 510 untuk di survey


http://www.bengkel.info/articles.php?article_id=489

Modifikasi Honda Beat...............Si Putih Yang Manis



Si Putih yang manieeez...


Modifikasi Honda Beat berikut ini adalah motor Honda Beat taon 2008 milik Cliff Tilaar. Awalnya Cliff yang akrab di panggil Ricky oleh rekan-rekannya... merasa kemacetan lalu lintas semakin menghambat aktivitasnya, akhirnya karyawan sebuah perusahaan kontraktor ini memutuskan untuk meng-garasikan mobil yang biasa dipakainya, dan Honda Beat lansiran 2008 menjadi tunggangan andalan sebagai penggantinya. "selain kemacetan, dari segi pengeluaran dan pemeliharaan Beat jauh lebih ekonomis mas" terang Cliff dengan antusias, "kebetulan udah lama saya naksir sama motor matic bergaya low rider, setelah cari info sana-sini akhirnya saya percayakan Beat baru ini utk di modif sama mas Jay"Anugrah Motor", kebetulan tempatnya ga jauh dari rumah demikian lanjut Cliff.

Berikut spesifikasi-nya :
Spidometer pake merk KOSO.
Stang pake punya Kawasaki Ninja..
Untuk penyesuaian ukuran roda depan, segitiga di perlebar Custom.
Velg customize menggunakan velg mobil Daihatsu pake jari-jari 72 trus di chrome.Depan ukuran 4" ban 120/70-14, belakang ukuran 5" ban 140/60-14.

Undur-undur 15 cm.
Shockbreaker belakang YSS.
Shockbreaker depan orisinil di Chrome.
Body kit - duck tile custom bergaya Japanise Style.
Grip KTC Racing.
Handle rem merk ProRider.
Fuel-RPM merk M2005.
Filter udara KOSO.
Spion custom HD.
Knalpot Nurifumi.
Hidrolik Jok custom.
Disckbreak depan KTC, kaliper standar.
Footrest custom by mas Eko.
Gantungan barang punya Yamaha Fino.
Behel belakang punya Yamaha Mio sporti dipotong.
Spakbor kolong - belakang gaya Aprilia.
Nih gambarnya....











Jatuh Hati Sama Veilside, Mobil Jadi "Korban"








Kamis, 19/11/2016:38 WIB

KOMPAS.com — Fauzi The dan Robert The, kakak-adik dari Medan, Sumatera Utara, pengagum berat VeilSide. Tuner asal Jepang ini memiliki keistimewaan dengan tarikan garis body kit yang diklaim agresif. Ketika film Fast and Furious 3: Tokyo Drift diputar di Indonesia beberapa tahun silam, keduanya kian suka sama VeilSide, apalagi dalam film itu terkesan tuner tersebut mempromosikan produk-produknya.

Sebagai bukti pengagum VeilSide, Fauzi dan Robert merelakan Nissan Fairlady 350Z dan Mazda RX-8 mereka dimodifikasi ala VeilSide. "Nissan 350Z sengaja dicari di Jakarta. Awalnya hanya mau pasang velg, tapi sekarang sudah lengkap dengan suspensi udara, audio, dan pastinya body kit," ungkap Robert yang mengatakan kalau pengerjaannya menghabiskan waktu 6 bulan.


Bisa ditebak, ubahan utama pada kedua mobil kakak-adik itu adalah pada bodi. Nissan 350Z memakai body kit VeilSide racikan JR Auto Design di Jakarta (sudah tutup). Tidak kepalang tanggung, desainnya widebody version III mulai dari bemper depan-belakang dan side skirt ala bolt-on. Semuanya dari bahan fiberglass dan termasuk ekstrem.




Sementara itu Mazda RX-8 punya Fauzi juga kena imbas body kit VeilSide VS D1-GT yang dipesan dari Jakarta. Untuk memastikan kalau body kit dari VeilSide, ada gambar bendera Jepang dan bunga sakura yang jadi ciri tuner tersebut.

Mengenai warna bodi, Nissan 350Z, yang tadinya hitam, oleh Robert dilabur dengan yellow-gold dari Speis Hecker. Biaya pengecatan dengan pigmen Candy menghabiskan dana Rp 25 juta, termasuk juga body kit.

Masih pada Nissan 350Z, konsep modifikasinya bergaya Amerika. Maka, tak salah kalau aplikasi peranti audio dan kosmetik begitu dominan pada kabin. (Rendy)





Wiih!!!!!!! Jazz dengan Aplikasi Software iPhone

Sabtu, 28/11/2009

08:46 WIB


KOMPAS.com - Kombinasi warna yang berani turut memperkuat kuat tampilan Honda Jazz tipe S 2008 bergaya racing style. Lebih tidak masuk akal, lantaran pemiliknya Monika, gadis berparas cantik yang justru bukan pebalap atau pengebut jalanan.

Meski ubahan eksterior mengandalkan body kit, "Saya ambil dari beberapa tuner buat Jazz ini," ungkap Monik - sapaan akrab Monika. Idenya memadukan unsur yang ada pada mobil sport, maka nuansa racingnya yang wajib pada mobil balap tersembul pada kendaraan hatchback ini.

Bagian tersebut bisa dilirik pada fender bergaya balap mobil turing, plus side skirt dan desain tailpipe ganda. Akan lebih sangar kalau bagian belakang dirancang ada diffusernya. Namun, pemakaian sayap di belakang dan adanya pemakaian corak karbon fiber, sudah cukup kuat mengindentitaskan sebagai mobil yang memiliki performa hebat.

Tapi, bukan desain eksterior saja yang menjadi kekuatan modifikasi Jazz ini. Dari sisi inovasi, GE8 ini berunsur high tech. Di antaranya, penyetara software ponsel (iPhone) dengan beberapa sistem pada mobil. Dan, penyatuan teknologi ini belum banyak disentuh para pemodifikator.

"Total ada 3 aplikasi yang menyambung ke mobil. Pocket RTA buat setel video dan Rev2," cerita wanita kelahiran 1990 sambil menyebutkan iPhone yang dipakai 3GS berkapasitas 16GB sebagai trigger. Ketiga aplikasi ini berfungsi sesuai peruntukkannya pada tiga bagian sistem yang berbeda.

Seperti Pocket RTA sebagai pengukur besaran dB audio, aplikasi pemutar video ke head unit menggunakan kabel instalasi yang hanya dikeluarkan oleh Pioneer. Sebelumnya, format transfer iPhone ke head unit hanya bisa dilakukan untuk suara saja.

Untuk aplikasi Rev2, iPhone berfungsi sebagai indikator pemantau semua kondisi mesin. Menurut Monik bisa dipantau putaran mesin (RPM), temperatur dan dyno. Software aplikasi Rev2 dibelinya US$49.

Pantas kalau Jazz ini dinobatkan sebagai Th
















Bikin Pakem Rem Belakan Suzuki Spin Lowraider

Written by http://otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=ototips/Content/0/0/1/7/7456
Views : 124
Published in : , Tips & Tricks


Modifikasi lowrider di skutik yang wajib mengaplikasi undur-undur sebagai ciri utama, jelas butuh penyesuaian di berbagai sektor. Salah satunya, sistem pengereman belakang yang otomatis jadi ikut mulur.

Nah buat mengatasi hal itu, beberapa modifikator mensiasatinya dengan membuat tuas pengungkit rem belakang yang lebih panjang (gbr.1). Di sebagian jenis motor skutik, cara tersebut terbilang ampuh tanpa mengurangi kualitas pengereman.



















Namun begitu, kadang trik tersebut malah bikin rem belakang jadi gak pakem! “Banyak keluhan dari pengguna Spin lowrider. Maklum, rem standarnya kerap dirasa bagel,” ungkap Donny Permana dari rumah modifikasi Hantu Laut.




Masih menurut Donny, penyebab rem belakang Spin lowrider bagel bisa disebabkan kesalahan pada konstruksi rem yang dimodifikasi. Nah untuk itu, Donny mau berbagi trik bikin rem belakang Spin lowrider jadi pakem. Simak ya!

Pertama, buat dudukan kabel rem belakang pakai pelat besi setebal 3 mm yang ditekuk menyerupai huruf L (gbr.2). Ukuran teknisnya, tinggi badan 4,5 cm dan panjang kaki 3 cm. Selanjutnya bagian kaki diberi lubang berdiameter 10 mm untuk menahan kabel rem dan ukuran 8 mm di badan pelat untuk mengikat peranti itu ke mesin.

Kalau sudah, langsung pasang pelat tersebut pada baut mesin di bawah cover CVT menggunakan baut 8 bawaan motor. “Posisi pasangnya harus nyamping biar pelat bisa menahan kabel rem nantinya (gbr.3),” sambung Donny

Kelar di bagian tersebut, lanjut membuat as pengungkit di paha ayam (gbr.4). Ukurannya, panjang 15 cm dan diameter as 10 mm. “Jangan lupa lubangi ujungnya dengan diameter 7 mm untuk tuas pengungkit. Dan ujung satunya lagi diberi tonjolan besi untuk menahan as nantinya,” wanti modifikator cerdas ini.



Sudah siap? Sekarang tinggal proses pemasangan kabel rem. Pasang kabel rem melewati pelat di bawah cover CVT yang sudah dibuat tadi. Sampai sini, jangan lupa masukan pegas pengungkit as rem belakang dan ‘kunci’ per itu memanfaatkan baut 10 (gbr.5).

Sudah? Pasang as pengungkit paha ayam dan langsung sangkutkan tuas pengungkit rem belakang sebelum akhirnya diikat dengan mur setelan rem belakang (gbr.6). Kalau sudah, boleh langsung dicoba deh

Senin, 30 November 2009

Modifikasi Honda Vario Gaya Retro

August 24, 2007 @ 9:13 am · Filed under Honda, Modification, Accesories, Komponen Variasi, Classic, Scooter, Automatic


Published in : Automatic, Gambar modifikasi motor, Modifikasi Honda Vario, Modifikasi Retro

Modifikasi Honda Vario kali ini dikirimkan oleh sesorang yang dengan nickname Kiky di forum Varioclub. Tampilan retro motor matic punya Honda ini memang menjadi lebih eye catchin. Tidak banyak perubahan yang dilakukan, bentuk dasarnya masih sama persis dengan versi aselinya. Perubahan yang dilakukan adalah penambahan windshield, box belakang, spion jok, dan velk. Ada yang minta untuk meniru? Barangkali anda punya kreasi anda sendiri, silakan kirimkan ke admin@otocontest.com, motor anda pun akan nongkrong di sini!







Mazda2 Diluncurkan



Mazda2 yang garis depan mobilnya mengadaptasi Mazda RX-8 ini diklaim memiliki efisiensi bahan bakar yang cukup tinggi berkat penggunaa besi beregangan tinggi, atau ultra high tencile steel berbobot ringan.


25/11/2009 17:53

Mazda2 Diluncurkan
Fotografer - Bagja Pratama

PT Mazda Motor Indonesia meluncurkan hatchback Mazda2 di Hotel Four Seasons Jakarta. Harga Mazda2 mulai Rp 175 juta hingga Rp 200 juta on the road di Jakarta.

Foto Lain: